Bupati Purwakarta menegaskan pentingnya perbaikan manajemen properti milik pemerintah daerah sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola aset publik. Hal ini disampaikan dalam berbagai kesempatan menyusul ditemukannya sejumlah aset yang tidak terkelola dengan baik, tidak tercatat secara administratif, bahkan dalam kondisi fisik yang tidak terawat. Bupati menilai bahwa aset pemerintah seharusnya tidak hanya menjadi beban anggaran, melainkan juga memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Properti milik pemerintah, seperti tanah, bangunan, gedung fasilitas umum, hingga PSU (Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum), memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan publik. Namun kenyataannya, banyak dari aset-aset ini belum memiliki status hukum yang jelas. Masih terdapat ratusan bidang tanah milik pemerintah yang belum bersertifikat, sehingga rentan terjadi tumpang tindih klaim kepemilikan maupun penyalahgunaan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Bupati menyampaikan bahwa salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan properti milik daerah adalah lemahnya sistem pendataan. Banyak aset yang belum terinventarisasi dengan baik, sebagian besar tidak memiliki dokumen legal yang lengkap, bahkan ada yang tidak diketahui secara pasti siapa yang menggunakan atau mengelolanya. Situasi ini tidak hanya menyulitkan proses perencanaan pembangunan, tetapi juga menimbulkan potensi kerugian bagi daerah.
Upaya perbaikan manajemen properti pemerintah tidak bisa hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga harus melibatkan lintas sektor, termasuk Badan Pertanahan Nasional, inspektorat daerah, serta dinas-dinas teknis terkait. Menurut Bupati, setiap aset milik pemerintah harus dipetakan secara detail, diverifikasi statusnya, dan diintegrasikan dalam sistem informasi yang mudah diakses oleh pemerintah daerah. Sertifikasi atas tanah dan bangunan milik daerah harus dipercepat agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Khusus untuk PSU yang dibangun oleh pengembang perumahan, Bupati juga menyoroti bahwa masih banyak kawasan permukiman yang belum menyerahkan fasilitas situs slot depo 10k umum kepada pemerintah. Padahal, sesuai regulasi, setiap pengembang wajib menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah agar dapat dikelola secara resmi dan berkelanjutan. Jika tidak diserahkan, maka pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk memperbaiki atau meningkatkan fasilitas tersebut, dan pada akhirnya masyarakatlah yang dirugikan.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menjadikan aset sebagai instrumen pembangunan, bukan sekadar beban anggaran. Aset yang terkelola dengan baik bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, atau bahkan dikembangkan sebagai pusat ekonomi daerah. Dengan manajemen yang profesional, properti milik pemerintah bisa menghasilkan pendapatan daerah, misalnya melalui skema sewa pakai atau kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga.
Kebijakan perbaikan manajemen properti ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan transparansi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Bupati ingin memastikan bahwa setiap aset milik negara di daerahnya memberikan manfaat maksimal, tidak terbengkalai, dan tidak menjadi sumber konflik. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menumbuhkan budaya akuntabilitas di kalangan ASN dan perangkat daerah.
Proses pembenahan ini tentu tidak bisa selesai dalam waktu singkat, tetapi Bupati Purwakarta berkomitmen memulai dari pendataan yang akurat, pembenahan legalitas, dan penguatan kapasitas SDM yang mengelola aset. Ia juga meminta masyarakat turut mengawasi aset milik pemerintah yang ada di lingkungan mereka agar tidak disalahgunakan atau dibiarkan rusak.
Dengan langkah-langkah ini, Purwakarta menargetkan bisa menjadi salah satu daerah dengan tata kelola aset publik yang transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan. Bupati percaya bahwa perbaikan manajemen properti milik pemerintah bukan hanya pekerjaan teknis, melainkan bagian dari pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan rakyat.
BACA JUGA: Tips Sukses dalam Bisnis Properti untuk Masa Depan